Hal-Hal Absurd yang Pasti Kamu Rasakan Ketika Menempuh Ujian SIM. Deg-degannya Luar Biasa!

Sebagai warga yang bagus, pasti kita sudah memahami bila segalanya berdasarkan hukum yang mengendalikannya. Begitupun dengan hukum mengenai mengemudi, yang diantaranya ialah mengharuskan kita untuk mempunyai SIM alias Surat Ijin Berkendara untuk yang berumur 17 tahun ke atas sebagai lisensi berkendara atau memakai kendaraan motor. Maknanya kamu tidak dibolehkan secara sah untuk mengemudi pada tempat umum sepanjang belum mempunyai SIM.

Untuk memperoleh SIM tersebut, triknya juga dapat disebut tidak gampang. Kamu harus bisa lolos bermacam jenis syarat di kantor kepolisian yang ditunjukkan dengan beberapa serangkaian test, walau sampai saat ini banyak yang bernama pelaku orang dalam sich. Untuk yang sudah pernah rasakan bagaimana pengalaman lakukan test memperoleh SIM, tentu memahami banyak hal di bawah ini.

Sudah bukanlah hal yang baru kembali jika semua jenis birokrasi di negara ini terkadang berasa repot sekali. Ngantre registrasi dan test pengerjaan SIM ini ialah diantaranya yang seringkali membuat kesal. Masalahnya jika hadirnya tidak pagi-pagi sekali, umumnya kita akan bisa gantian untuk maju baru saat siang hari. Sudah begitu sepanjang ngantre rasanya resah sekali, ngalah-ngalahin resahnya ujian skripsi dech!

Beberapa orang kemungkinan tidak tahu jika sesudah mendaftarkan ujian SIM, umumnya kita tidak langsung dites. Kadang kita harus menanti sekian hari kemudian untuk memperoleh gantian test praktek.

Nah, yang paling malas sich jika bisa gantian ujian saat akhir pekan alias akhir minggu. Sudah kacaukan waktu tidur dan leyeh-leyeh, yang menonton sangat banyak kembali. Terasa ingin dibuat malu di muka umum. 🙁

Dari semua trek yang ada, trek paling sulit yang nyaris dianggap oleh beberapa orang yang pernah rasakan ujian pengerjaan SIM tentu ialah trek zig-zag dan wujud angka delapan. Dua type trek ini betul-betul membuat pusing dan resah tidak berakhir. Karena itu tidak bingung bila banyak yang luruh saat coba melalui trek itu. Dapat disebut sich jika setengah ujian hidup kita berada di dua trek ujian pengerjaan SIM ini.