Dukung Produk Lokal, Hipwee Community Rangkul UKM Biar Tak Berjuang Sendirianc

Beberapa bulan akhir ini keadaan memang tidak pasti karena ada wabah COVID-19. Banyak perusahaan yang tidak mampu bertahan hingga kemudian harus gulung tikar dan merumahkan beberapa ribu pegawainya. Efeknya, beberapa orang kehilangan pekerjaan dan memeras otak untuk selalu dapat bertahan.

Tetapi bukan orang Indonesia namanya jika kekurangan gagasan di tengah-tengah serangan virus dan terkurasnya tabungan. Walau dirumahkan, beberapa orang memilih untuk meniti usaha dari bermacam sektor. Baik usaha makanan, kerajinan, baju, sampai bermacam jenis layanan yang sekarang hits di sosial media.

Arah Hipwee Community melangsungkan program ini cuman satu, supaya rekan-rekan yang mempunyai UKM ini tidak berasa sendirian dalam bertahan dan meningkatkan tiap produknya. Langkah pertama Hipwee Community untuk merengkuh rekan-rekan UKM ini telah diwujudkan pada tanggal 17 Juni 2020. Dengan basis Instagram Live, Hipwee Community memberikan fasilitas beberapa UKM ini untuk semakin banyak dikenali.

Nah buat kamu yang ketinggal sesion Instagram Live-nya, tenang! Kamu masih dapat melihat dan kenalan dengan bermacam jenis UKM lewat IGTV ini. Disamping itu, Hipwee datang untuk men-support rekan-rekan UKM lewat content inspiratif sekitar usaha UKM

Kenalan Sama Produk UKM Teman-Teman Hipwee Community

A post shared by Hipwee Community (@hipweecommunity) on Jun 17, 2020 at 5:55am PDT

Di tengah-tengah ketidakjelasan kapan wabah ini usai, Hipwee Community berkemauan selalu untuk datang. Diantaranya datang untuk menolong rekan-rekan yang punyai usaha rasio UKM. Tidak cuman ikut merengkuh dengan mendatangkan moment online dan bermacam content sebagai buat kalian yang punyai usaha rasio UKM, tetapi yang akan datang kami akan mendatangkan deretan program. Apa programnya? Tungguin ya!

Oh ya, jika kamu punyai UKM, yok sama-sama berkenalan dengan isi form di bawah ini.

Info selanjutnya, jawil kami lewat DM Instagram di @hipweecommunity.

Dekap jauh,

Hipwee Community

Not that millennial in digital zaman.

Lupa sandi?

Belum Punyai Account? Daftar