Dear Sellers, ini 5 Alasan Logis Kenapa Para Pembeli Ogah Belanja di Online Shop Kamu Lagi

Kemungkinan beberapa dari di antara kamu yang baru mengawali jualan online berasa bingung karena pesanan semakin hari semakin sepi. Yah, ada sich satu dua konsumen setia baru, tetapi mengapa ya konsumen setia lama tidak sabung ayam terpercaya balik untuk berbelanja kembali? Walau sebenarnya kamu berasa produk dan paket produkmu telah lumayan oke. Tidak memalukan lah buat berkompetisi sama pedagang lain.

Nah, dikutip dari E-commerce Pelatihan Academy, ada faktor-faktor umum dan rasional mengapa konsumen lama tidak repurchase produk di tokomu. Dapat maka sebab ongkos kirim yang mahal. Tetapi karena sebab service yang di rasa mereka kurang memberikan kepuasan. Agar tokomu tidak semakin sepi, yok kita ulas bareng-bareng di sini!

Tidak dapat dipungkuri, kompetisi biaya kirim sekarang semakin seru. Jika kamu tidak cerdik-cerdik memberi penawaran yang asyik, tidak boleh bingung jika konsumen berasa ‘kapok’ beli di online shop kamu kembali. Apa lagi jika mereka pikir produk dan biaya kirimnya tidak sepadan. Ini dapat disiasati dengan kamu buka lapak di marketplace yang rajin kasih promosi free ongkos kirim lo~

Pernah tidak kamu follow up kesan-kesan dan opini beberapa konsumen pada barang yang kamu jual pada mereka? Kadang-kadang coba bertanya, adakah beberapa hal yang kurang memberikan kepuasan atau ada kritikan dan anjuran yang dapat menolong kamu tingkatkan kualitas berjualanmu. Opini mereka tentu bermacam, tidak boleh gampang baperan jika ingin usahamu semakin maju.

Hari begini masih senang seru membalas atau memberi respon beberapa calon konsumen? Berhati-hati, sikap beberapa konsumen servis yang tidak membahagiakan, tidak solutif dan memberi deskripsi yang salah dari barang yang mereka membeli dapat membuat beberapa konsumen kapok dan malas berbelanja di tokomu kembali. Ya siapa kan yang ingin berasa tertipu apa lagi berasa dikasarin sama penjualnya yang kurang sabar dan ramah?

Kemungkinan berjualanmu ialah type produk yang punyai lifetime nilai atau produk yang dapat dipakai dalam periode waktu lama. Atau opsi berjualanmu kurang bermacam, hingga tidak ada produk baru yang dapat tarik perhatian konsumen setiamu. Ini dapat disiasati kok.

Tidak ada berjualan langsung instant langsung laris keras. Kuncinya, lagi belajar, sabar dan stabil tingkatkan kualitas dan teknikmu pasarkan produk. Semangat lagi ya, mudah-mudahan usahamu semakin laku!